Soroti Era Banjir Informasi, Tim Syarh Al-Qur’an Putra Jatim Tekankan Budaya Tabayun pada MTQ Nasional XXXI 2026


LPTQ Jawa Timur-Tim Syarh Al-Qur’an Putra Kafilah Jawa Timur tampil memukau pada ajang MTQ Nasional XXXI 2026 di Gedung Prof. Soedarto, S.H., Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Selasa (15/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, kontingen Jatim mengusung Isu krusial mengenai pentingnya klarifikasi atau tabayun di tengah pesatnya arus informasi digital.


Diperkuat oleh Muh. Mufta Fairuz D, Muhammad Helmi Fauzan Kamil, dan Moh. Faiz Nawawi, tim ini membawakan syarahan berjudul “Urgensi Klarifikasi pada Era Banjir Informasi”. Di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag., ketiganya membuka orasi dengan membedah fenomena media sosial yang kerap memicu disinformasi akibat minimnya sikap kritis masyarakat.


Sebagai pemungkas pesan keagamaan, tim Jatim menyandarkan argumentasi mereka pada Surah Al-Hujurat ayat 6 dan Surah Al-Isra’ ayat 36. Kedua firman Allah tersebut menegaskan kewajiban memeriksa kebenaran berita serta mengingatkan bahwa pendengaran, penglihatan, dan hati nurani akan dimintai pertanggungjawaban kelak.


Tak hanya itu, syarahan juga diperkaya dengan sirah nabawiyah tentang kearifan Rasulullah SAW yang senantiasa mengonfirmasi kebenaran informasi sebelum mengambil keputusan—salah satunya saat meminta penjelasan dari imam Masjid Quba terkait kebiasaannya membaca Surah Al-Ikhlas.


Melalui ajakan konkrit "saring sebelum sharing", tim Syarh Al-Qur'an Putra Jatim berhasil menyelaraskan nilai-nilai kitab suci dengan problematika komunikasi modern, sekaligus mengukuhkan komitmen Jawa Timur dalam mencetak generasi Qur'ani yang kritis dan solutif.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama