LPTQ Jawa Timur-Tiga srikandi Kafilah Jawa Timur menyajikan orasi menginspirasi pada cabang Syarh Al-Qur’an Putri dalam gelaran MTQ Nasional XXXI 2026 di Gedung Prof. Soedarto, S.H., Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Kamis (17/9/2026).
Diperkuat oleh Velanie An Nisa Maulida, Ghaitsa Tsurayya Na’im, dan Nauva Yuzky Al Fath, tim Syarhil Putri Jatim membawakan syarahan bertajuk “Perkokoh Persatuan Bangsa Menuju Kelas Lima Ekonomi Dunia”. Penampilan ini menekankan pentingnya merawat persatuan nasional sebagai fondasi utama menyongsong Visi Indonesia Emas 2045.
Landasan argumentasi yang dibawakan berakar pada nilai-nilai Surah An-Nahl ayat 112 mengenai rasa syukur atas nikmat kedamaian, serta Surah Al-Hujurat ayat 13 tentang prinsip kesetaraan dan toleransi antarmanusia. Ketiganya juga menggarisbawahi pentingnya literasi digital dan penguatan nilai kenabian dalam meredam potensi konflik media sosial.
Pembina kontingen, Prof. Dr. H. Moh. Ali Aziz, M.Ag., mengapresiasi kerapian narasi serta ketegasan penyampaian anak asuhnya di atas panggung.
"Syarh Al-Qur’an menuntut kemampuan menyampaikan pesan ilahi secara komprehensif, komunikatif, dan menyentuh. Tema persatuan ini sangat kontekstual, dan ketiga peserta berhasil menyajikannya lewat bahasa yang runtut serta argumentasi yang berbobot," tutur Prof. Ali Aziz.
Aksi panggung trio utusan Jawa Timur ini tak sekadar menjadi sarana kompetisi, melainkan wujud nyata syiar Islam yang menghadirkan Al-Qur'an sebagai solusi atas tantangan kebangsaan di era modern.

Posting Komentar